Beli BB? kenalan sama Android dulu yuk :))
Gejala ini mirip dengan nasib vendor Apple Macintosh pada masa 90-an. Walau Mcintosh yang memperkenalkan sistem operasi GUI, namun Windows yang menyempurnakannya, dan menjadikan komputer dari barang mewah kantor menjadi perabot wajib rumah tangga.
Di Indonesia sendiri, sistem operasi Android tidaklah sepopuler Smart Phone model Blackberry. Karena, yang berkuasa di Indonesia adalah imej. Imej dari ponsel Android belum sehebat Blackberry. Padahal, di Amerika Utara share pasar Blackberry kalah dari Android yang menguasai 33% share market, dibandingkan dengan Blackberry yang menguasai 22% market, dan sisanya dibagi antara iPhone dan O/S lainnya. Dan yang jelas Android di Indonesia kalah dulu dari Blackberry.
Ponsel pengguna Android pertama adalah HTC Dream asal pabrikan Taiwan yang menggunakan versi 1.6 Donut pada 2008. Lantas, berturut-turut beberapa vendor terkenal ikut berandroid dalam produk ponsel pintarnya. Dari Sonny Erickson, Motorolla, HP, LG, juga Samsung.
Memahami Android
Android merupakan sistem operasi khusus bagi platform ponsel. Artinya, segala kerja operasional dalam ponsel yang meliputi kenyamanan office, browsing, multimedia, dan segala kemudahan lainnya yang bisa ditawarkan oleh ponsel pintar. Namun saat ini Android telah menjamah PC, Awalnya, Android merupakan akuisisi Google pada perusahaan Android Inc, di California pada 2005. Perusahaan tersebut menyediakan layanan sebagai Research In Motion Canada perusahaan pembuat Blackberry menyediakan sistem operasi bagi ponsel. Lantas, Google berkerja sama dengan puluhan vendor, melepas merek Android sebagai sistem terbuka atau open source system di bawah nama Open Handset Alliance. Tujuannya adalah mempreteli kekuasaan pabrikan O/S bagi ponsel lain, seperti RIM, Microsoft, Apple, Nokia, Symbian, dan lainnya.
Open Handset Alliance bisa jadi merupakan persekutuan terbesar yang pernah dibuat dalam sejarah sistem operasi ponsel. Karena, masing-masing vendor akan saling membangun dan melengkapi Android dengan berbagai versinya. Artinya, kemudahan dan variabel yang akan memenuhi sistem operasi inisemakin memberikan nilai yang hebat. Terbilang dari perusahaan hebat di bidang komputasi dari Toshiba, Samsung, Nvidia, Marvel, Quallcome, atau operator besar Eropa seperti Vodafone sampai Telecom Italia ikut bergabung. Menjadikan sistem operasi ini lebih menjanjikan dibandingkan sistem operasi lainnya.
Model Dessert
Model Android didasarkan pada kue-kue dan makanan penutup lain untuk menunjukkan versi C ke atas. Tujuannya, tentu saja mempermanis panggilan dari sistem operasi ini, semakin tinggi versinya, fasilitas yang ditawarkan semakin lengkap. Dimulai dari Android versi 1.5 [C]upcake, lantas versi 1.6 [D]onut. Versi 2.0/2.1 [E]sclair, versi 2.2 [F]royo, versi 2.6 [G]inggerbeard, dan yang paling laris dipasaran saat ini adalah yang versi ‘yoghurt beku’ a.k.a Frozen Yoghurt a.k.a [F]royo.
Masa Depan Android
Karena nilai yang dibawa Android merupakan nilai dari produk perusahaan terbuka, di bawah pimpinan google, maka kekuatan Android tidak bisa diperkirakan. Open source adalah kunci dari kesuksesan di masa depan. Sehingga, perusahaan yang selalu mendasarkan diri pada lisensi seperti raksasa Microsoft atau Apple, lambat laun akan tumbang di bawah persekutuan para teknisi di seluruh dunia dalam program gratisan seperti Android. Inilah yang menjadi kunci Android, gratis, sehingga memudahkan developer mengembangkan berbagai aplikasi, interface nya juga lebih friendly J)
Kapan lagi keangkuhan perusahaan multi-Microsoft bisa dikalahkan?
Adapted from: http://www.anneahira.com/android-604.htm


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda